Kamis, 10 Desember 2015

Liburan Berdarah










Disuatu universitas terkenal di Jakarta,terlihat ada 8 orang yang sedang berbincang-bincang di taman.Sepertinya mereka menikmati waktu istirahat.Mereka tampak asyik berbicara kadang diselingi canda dan tawa.Mereka adalah Reni,Tiara,Angel,Gilia,Tom,Dion,Vandy,dan yang terakhir Raka.

Reni adalah sosok gadis yang periang dengan rambut bob kecoklatan,ia sedikit jahil namun hobinya berdandan.Tiara,ia adalah tipe gadis tomboy dengan rambut panjang namun selalu dikuncir dan disembunyikan dibalik topi atau jaket bertopi yang ia kenakan,sukanya music metal dan segala hal yang berhubungan dengan metal.Angel,ini dia.Gadis yang paling suka bergosip.Ia punya rambut lurus dengan bergelombang di bagian bawah.Jika kalian punya rahasia,jangan bilang padanya.Pasti belum ada 24 jam rahasiamu akan menyebar.Gilia,ia gadis cantik yang kutu buku.Selalu mengenakan kacamata kuda dan membawa buku tebal.Ia cantik sih,dengan rambut hitam panjang dan lurus alami, namun terhalang oleh fashionnya yang terkesan cupu.

Tom,Dion,dan Vandy adalah pria biasa seperti kebanyakan pria di dunia.Sedangkan Raka adalah sosok pria dingin,cuek,dan termasuk kutu buku.Penampilan yang super ‘WOW’ dengan kaos hitam yang dilapisi kemeja kotak-kotak biru yang lengannya dilipat sampai siku.Celana jeans dan kakinya terbalut rapi oleh sepatu merk terkenal.Dengan gaya rambut emo tak lupa anting kecil tersemat di daun telinganya,membuatnya disebut ‘Pangeran’.Ia banyak digemari kaum hawa.

“Hei,rencana liburan mau kemana..??Tinggal 6 hari lagi lho,sebelum liburan….”Reni mulai membuka pembicaraan.

“Auk,ah..!! Kalo aku sih,mau seneng-seneng aja.Ke mall,jalan-jalan.Pokoknya yang seru-seru deh….”dengan gaya mulut bebek Anggel mengutarakan rencana liburannya.

“Mulutmu,tuh.Benerin dulu.Mulut dah lebar dan tebal kaya ban truk,masih di gaya-gayain kayak bebek.Gak pantas tau.Kaya abis kejepit pintu…..”Tiara mencubit bibir Angel dan menariknya pelan.

“Aduuhhhhhh……!!!!” Angel melepaskan tangan Tiara dari bibirnya.Lalu mengusapnya pela. 
“Tau,gak sih,ini bibir seksi tahu.Kayak Anggelina Joule….”Angel memonyong-monyongkan bibirnya.

“Apaan,malah mirip bibirnya ikan arwana.Lagipula bukan Angelina Joule tapi Angelina Julik…”.Semua tertawa keras kecuali Raka,Gilia dan Angel yang di ejek.

“Sudah-sudah kasian tahu,jangan di ejek mulu ah,Angelnya…”Gilia menghentikan tawa mereka.Seketika itu mereka semua berhenti tertawa.Sedangkan Raka menatap penuh arti pada Gilia.

“Jadi liburan kalian mau kemana…???”Gilia bertanya kepada teman-temannya.

“Aku juga kurang tahu,belum punya rencana…”Dion menyahut.

“Betul,betul,betul….Kami juga belum..”Tom dan Vandy menjawab serentak.
Lalu mereka hening.Tampaknya mereka memikirkan rencana liburan mereka.

“Bagaimana kalu puncak,Keluargaku punya satu vila disana. Kita liburan bersama.Biar seru…”Suara itu mengagetkan mereka.Bagaimana tidak.Suara itu dari Raka,yang notabenenya jarang banget bicara.

“Wah..!! Ide bagus.Aku setuju…..”Reni langsung berdiri dengan wajah sumringah.

“Aku juga….”Angel menyahut.

“Akupun…..”Tiara juga menyetujui. “Bagaiman kalia Tom dan Vandy…”imbuhnya.

“Aku setuju,sepertinya seru….!! Bagaiman menurutmu Tom…”Vandy merangkul pundak Tom.
“Hm….!! Tidak buruk.”Tom menganggukkan kepalanya pertanda setuju.

“Lalu bagaimana denganmu Gilia…”tanya Vandy.

“Aku……..ikut.”Gila menjawab itu disertai senyum tipis yang manis.

“Yosh…..!! 6 hari lagi kita berkumpul di rumahku.Jam 08.00 tepat…..”Reni membuat keputusan.Karena rumah Reni lebih dekat dengan jalan menuju puncak.

“Baiklah…..”jawab mereka dengan semangat.Kecuali Raka dan Gilia.Raka diam saja sedang
kan Gilia hanya tersenyum.

“Pasti akan sangat menarik…”gumam seseorang dibalik buku dengan seringai mengembang indah di bibirnya .

6 hari kemudian………….
         
Rumah Reni tampak ramai dengan 4 mobil sport yang terparkir rapi di halaman.Sepertinya itu milik teman-temannya.

“Baiklah,aku dan Raka satu mobil.Angel dengan Tom,Tiara dengan Dion,dan Gilia dengan Vandy…”Reni membagi tempat kendaran.

“Kau dengan Raka…?? Aku tidak setuju.Seharusnya kau dengan Raka…”Angel protes karena ia tak satu mobil dengan Raka.Sedangkan ia sendiri menyimpan rasa terhadap Raka.Ianginnya ia mengungkapkan kata hatinya saat ia satu mobil dengan Raka.

“Tidak,tidak,tidak..!!!! Raka sama aku aja.”Tiara sepertinya tak mau kalah.

“Aku…”kata Reni.

“Aku…”kata Angel.

“Aku…”kata Tiara.

Tom,Dion,dan Vandy mengehla nafas.Karena mereka sudah serig melihat pertengkaran konyol mereka.Gila mulai panic.Sedangkan yang diperebutkan cuek-cuek aja.

“Sudahlah kalian…!! Biar Gilia saja yang satu mobil dengan Raka.Kalian itu gak bisa kalau tidak bertengkar berebut Raka.”Tom yang mulai jengah melerai mereka.

Sebelum mereka protes,Vandy menyela “Kalau kalian menolak,kalian kami tinggal…”ancam Vandy.
Akhirnya Reni satu mobil dengan Tom,Angel dengan Vandy dan Tiara dengan Dion.Tom,Dion,Vandy,dan Raka mulai menyalakan mobilnya.

“Sudah kau cek semua barangmu…”Raka membuka pembicaraan.

“Tentu,…”Gilia menjawabnya dengan senyum manis.Sedangkan Raka tersenyum kecil.Dan kembali menghadap depan.Terlihat semburat tipis di pipinya.
Mobil mereka berempat membelah jalan.Dan perjalanan yang penuh akan ketegangan dimulai…….

            Sesampainya mereka di puncak,mereka segera pergi ke vila milik Raka.
            
“Wah…!!! Villa milik keluargamu bagus juga ya……”Angel yang baru keluar dari mobil bersama Vandy,terkagum-kagum dengan kemewahan Villa milik keluarga Raka.
            
“Hm…aku setuju.Udara disekitar juga sejuk.Nyamaaaaaannnn…..banget…!!!”Reni yang tampaknya juga baru keluar dari mobil dengan Tom,juga setuju dengan pendapat Angel.Yang disusul Tiara dan Dion.
           
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………….!!!!!!!”Semua orang yang disitu kaget.Lalu menoleh ke sumber suara.
            
“Apa……?????”Tiara yang menjadi sasaran penglihatan hanya cuek bebek.

“Apa-apaan kamu Tiara.Maen teriak.Kamu pikir ini hutan….”omel Dion.

“Apa sih,biasa aja kali,yang punya Villa juga nggak keberatan.”bela Tiara dengan cuek-bebek.
“Ayo,masuk..”ajak Raka.

Lalu mereka melenggang masuk Villa.Raka memencet bel…

Ting….Tong….
Setelah beberapa saat,keluarlah 2 pembantu wanita,dan dua pembantu pria.

“Selamat datang tuan muda,kami sudah menjalankan semua perintah Anda…”keempat maid itu membungkuk sopan.

“Aa….!! Sekarang kalin antar teman-temanku ku kamar mereka…”perintah Raka.

“Baiklah,Tuan muda…”Lalu mereka menghadap ke teman-teman Raka…. “Mari….”
Lalu Reni,Angel,Tiara,Gilia,Tom,Vandy,dan Dion mengikuti ke 4 maid tersebut.Tapi sebelum beranjak tangan Gilia di cekal Raka.
Gilia menoleh,lalu memangdang pergelangan tangannya yang di cekal Raka, “Ada apa…???”

“Ikut aku…”Lalu Raka menyeret Gilia ke lantai 3 lewat tangga darurat.

“Hei…..!!!”Gilia hanya protes namun tak di hiraukan oleh Raka.

“Ini kamarmu…”Lalu Raka membuka pintu bercat putih itu.

“Ha….????”Gilia hanya cengo.

“Dan tepat di depan kamarmu ini,adalah kamarku.Jika kau butuh bantuan,mintalah padaku.Jangan kepada orang lain,aku tak suka”Lalu Raka masuk ke kamarnya.

“Hei…..!!!”Gilia mencoba memanggil Raka,namun sepertinya terlambat,Raka terlanjur masuk ke kamarnya.

“Apa,maksudnya……”guman Gilia.Lalu ia mengangkat bahu pertanda cuek.Ia segera masuk kamarnya untuk istirahat.
           


















To Be Continues….

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rizqa Ainun Hakim. Template Design By: SkinCorner